Doa Memohon Perlindungan Dari Orang Kafir (2)
Halo apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat .. Jangan lupa untuk selalu berdo'a kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.. Dipostingan kali ini saya akan membagikan do'a memohon perlindungan dari orang kafir bagian 2 berikut do'a-nya :
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَاغْفِرْ لَـنَا رَبَّنَا ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
robbanaa laa taj'alnaa fitnatal lillaziina kafaruu waghfir lanaa robbanaa, innaka antal-'aziizul-hakiim
Artinya :"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami, ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
Do'a ini di ambil dari potongan ayat Al-Qur'an Surah Al-Mumtahanah 60: Ayat 5.
Jika ingin tahu lebih silahkan cek di bawah ini.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَاغْفِرْ لَـنَا رَبَّنَا ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
robbanaa laa taj'alnaa fitnatal lillaziina kafaruu waghfir lanaa robbanaa, innaka antal-'aziizul-hakiim
Artinya :"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami, ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
(QS. Al-Mumtahanah 60: Ayat 5)
Tafsir Kemenag RI
Sebelum Nabi Ibrahim berpisah dengan kaumnya yang tidak mau menerima seruannya, ia berdoa kepada Allah dengan hati yang tunduk dan berserah diri kepada-Nya. Dalam doanya ia berkata, "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir."
Dengan perkataan lain, arti ayat ini ialah Nabi Ibrahim memohon agar Allah tidak memenangkan orang kafir atas orang beriman. Hal itu akan memberi kesempatan kepada orang kafir untuk memfitnah orang beriman. Kemenangan itu juga bisa menimbulkan keyakinan pada orang kafir bahwa mereka berada di jalan yang benar sedangkan orang beriman berada di jalan yang salah.
Di akhir ayat, Nabi Ibrahim berdoa, "Wahai Tuhan kami, ampunilah dan maafkanlah dosa kami sehingga perbuatan dosa itu seakan-akan tidak pernah kami kerjakan. Engkaulah tempat kami berlindung. Tuntutan-Mu sangat keras. Engkau melakukan dan menciptakan segala sesuatu sesuai dengan sifat, guna, dan faedahnya."
Wallahu a'lam
